teori kebutuhan maslow perilaku konsumen

 

TUGAS

Teori Kebutuhan Maslow

PERILAKU KONSUMEN
 






Disusun oleh:

Yoshi Anggi Bida Aji Satiti
(121701150)

Semester Genap

SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN YKPN
YOGYAKARTA
2019


TEORI KEBUTUHAN MASLOW
 
1. Kebutuhan fisiologis
Kebutuhan fisiologis dasar mungkin cukup jelas — ini termasuk hal-hal yang vital bagi kelangsungan hidup kita. Beberapa contoh kebutuhan fisiologis meliputi: Makanan, air, dan Pernafasan. Selain persyaratan dasar nutrisi, pengaturan suhu dan udara, kebutuhan fisiologis juga mencakup hal-hal seperti tempat tinggal dan pakaian. Maslow juga memasukkan reproduksi seksual dalam tingkat hirarki kebutuhan ini karena sangat penting untuk kelangsungan hidup dan perbanyakan spesies.
Analisa:
Kebutuhan fisiologi/fisik sangatlah mendasar dan wajib dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini dapat dikatakan tanpa kompromi baik itu kebutuhan akan makanan minuman. Kebutuhan fisiologis/fisik merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan berulang. Apabila manusia merasa kelaparan maka dia akan makan, begitu seterusnya saat rasa lapar muncul kembali. Ketika seseorang lapar akan membutuhkan makan seperti nasi, sayur, dan lauk pauk. Bila ingin makan mie dia akan membeli mi semisal mie indomie dari pt indofood dan mie sedap dari pt wings food.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Ketika kami naik ke tingkat kedua hirarki kebutuhan Maslow, persyaratan mulai menjadi sedikit lebih kompleks. Pada level ini, kebutuhan akan keamanan dan keselamatan menjadi yang utama. Orang ingin kontrol dan ketertiban dalam hidup mereka, jadi kebutuhan akan keselamatan dan keamanan ini berkontribusi besar pada perilaku di tingkat ini.
Beberapa kebutuhan keamanan dan keselamatan dasar meliputi: Keamanan keuangan, Kesehatan dan kesehatan, Keamanan dari kecelakaan dan cedera, Menemukan pekerjaan, mendapatkan asuransi kesehatan dan perawatan kesehatan, menyumbangkan uang ke rekening tabungan, dan pindah ke lingkungan yang lebih aman adalah semua contoh tindakan yang dimotivasi oleh kebutuhan keamanan dan keselamatan. Bersama-sama, tingkat keselamatan dan fisiologis dari hierarki membentuk apa yang sering disebut sebagai kebutuhan dasar.
Analisa:
Seseorang yang merasa dirinya terancam akan berbeda. Tindak tanduk mereka lebih sering ketakutan dan gelisah. Bahkan ada yang merasa frustasi hingga ingin bunuh diri. Oleh karenanya manusia yang merasa tidak aman akan mencari rasa aman dengan tujuan kestabilan hidup yang dijalaninya. Contohnya manusia yang banyak hutang dan tidak bisa membayarnya maka manusia akan gelisah hingga mengalami stres dengan gangguan kejiwaan maka akan di bawalah kerumah sakit jiwa dan seorang yang sedang sakit jantung, paru-paru, cedera tulang dan sebagainya maka orang tersebut akan pergi kedokter ataupun kerumah sakit khusus spesialis tulang atau penyakit dalam untuk meminta pertolongan untuk berobat agar segera cepat sembuh. Misal kalau penyakit tulang bisa pergi ke dokter ortopedi didaerah solo/surakarta dan penyakit dalam bisa khusus dokter yang menangani penyakit dalam. Contoh yang lain kebutuhan keamanan dan keselamatan yang dibutuhkan oleh suatu bank BNI yang akan memasukkan uang kedalam ATM diberbagai tempat maka perusahaan BNI akan meminta bantuan kepolisian ataupun bekerjasama dengan kepolisian untuk membantu mengamankan perusahaan BNI dalam mengisikan uang kedalam ATM.
3. Kebutuhan Sosial
Kebutuhan sosial dalam hierarki Maslow mencakup hal-hal seperti cinta, penerimaan, dan kepemilikan. Pada tingkat ini, kebutuhan akan hubungan emosional mendorong perilaku manusia. Beberapa hal yang memenuhi kebutuhan ini meliputi: Persahabatan, Lampiran romantis, Keluarga, Kelompok sosial, Kelompok masyarakat dan organisasi keagamaan. Untuk menghindari masalah seperti kesepian, depresi, dan kecemasan, penting bagi orang untuk merasa dicintai dan diterima oleh orang lain. Hubungan pribadi dengan teman, keluarga, dan kekasih memainkan peran penting, seperti halnya keterlibatan dalam kelompok lain yang mungkin termasuk kelompok agama, tim olahraga, klub buku, dan kegiatan kelompok lainnya.
Analisa:
Sebagai makhluk sosial manusia akan menjalin persahabatan, menikah, memiliki keturunan dan interaksi dengan keluarga. Lebih jauh manusia juga merasa ingin disayang dan menyayangi. Saling mencintai antar sesama merupakan kebutuhan yang juga penting dalam kehidupan. Manusia yang merasakan kasih sayang maka akan terlihat lebih stabil karena dirinya merasa diterima oleh lingkungan/orang sekitar. Contohnya manusia yang mempunyai hawa nafsu untuk melakukan hubungan suami istri guna untuk melanjutkan keturunannya apabila mereka yang mau menikah tidak punya modal untuk menikah mereka akan mencari lembaga biro jodoh atau biasanya di Yogyakarta mengadakan nikah masal gratis atau mendafarkan diri bagi duda/janda yang ingin mempunyai istri/suami.
4. Harga Kebutuhan
Pada tingkat keempat dalam hierarki Maslow adalah kebutuhan untuk penghargaan dan rasa hormat. Ketika kebutuhan di tiga tingkat terbawah telah terpenuhi, kebutuhan penghargaan mulai memainkan peran yang lebih menonjol dalam memotivasi perilaku. Pada titik ini, menjadi semakin penting untuk mendapatkan rasa hormat dan penghargaan dari orang lain. Orang-orang memiliki kebutuhan untuk mencapai hal-hal dan kemudian upaya mereka diakui. Selain kebutuhan akan perasaan puas dan gengsi, kebutuhan penghargaan mencakup hal-hal seperti harga diri dan nilai pribadi. Orang perlu merasakan bahwa mereka dihargai dan oleh orang lain dan merasa bahwa mereka memberikan kontribusi kepada dunia. Partisipasi dalam kegiatan profesional, prestasi akademik, partisipasi atletik atau tim, dan hobi pribadi semuanya dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan penghargaan.
Analisa:
Kebutuhan untuk memperoleh penghormatan dan menghormati orang lain, keinginan memiliki status yang lebih tinggi, popularitas, pujian. Sedangkan kebutuhan penghargaan pada level yang lebih tinggi yaitu kebutuhan akan harga diri. Contohnya sesorang yang mendaftar sebagai seorang penyanyi multitalent seperti indonesia idol, rising star, the voice dan ajang mencari bakat yang lainnya. Membuktikan bahwa sesorang tersebut bisa tampil nyanyi bagus dihadapan publik dengan membuktikan bahwa seseorang tersebut bisa nyanyi dan ingin orang lain mengetahui akan bakat yang dimiliki yang ada didalam dirinya.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Di puncak hierarki Maslow adalah kebutuhan aktualisasi diri. "Apa yang bisa dilakukan manusia, dia harus," Maslow menjelaskan, merujuk pada kebutuhan orang-orang untuk mencapai potensi penuh mereka sebagai manusia. Menurut definisi Maslow tentang aktualisasi diri: "Ini dapat secara longgar digambarkan sebagai penggunaan penuh dan eksploitasi bakat, kemampuan, potensi, dll. Orang-orang semacam itu tampaknya memenuhi diri mereka sendiri dan melakukan yang terbaik yang mampu mereka lakukan ... Mereka adalah orang-orang yang telah mengembangkan atau sedang berkembang ke perawakan penuh yang mereka mampu. " Orang yang mengaktualisasikan diri sadar diri, peduli dengan pertumbuhan pribadi, kurang peduli dengan pendapat orang lain, dan tertarik memenuhi potensi mereka.
Analisa:
Kebutuhan di dalam diri seseorang dengan cara mendorong diri sendiri untuk bertindak sesuai dengan yang dikehendaki. Tindakan tersebut didasarkan pada kemampuan yang dimiliki. Hasrat yang ingin dicapai juga disesuaikan keinginan yang telah ada dalam waktu yang cukup lama. Contohnya semisal sesorang yang mempunyai cita-cita ingin kuliah di Jerman seseorang tersebut akan mencari beasiswa atau lembaga yang bisa mengantarkan kuliah di Jerman. Jika seseorang yang sudah mampu berbahasa Jerman Dia akan kesana dengan cara apapun. Jika beasiswa dia akan mencari beasiswa LPDP dan LDP beasiswa yang lain. Jika lembaga bisa jadi lembaga Education First dan lemba Excellent Education dimana lembaga tersebut memberikan bantuan konsultasi dan motivasi untuk pelajar maupun mahasiswa yang hendak melanjutkan studinya ke Jerman baik untuk jenjang S1, S2, dan S3 dan pendampingan sejak di Indonesia hingga sampai setibanya di Jerman.

Sumber:
https://www.verywellmind.com/what-is-maslows-hierarchy-of-needs-4136760. diakses pada tanggal 2 Maret 2019 pukul 21.02
https://jurnalmanajemen.com/teori-hierarki-kebutuhan-maslow/. diakses pada tanggal 2 Maret 2019 pukul 21.34t

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Entry Mode Strategi (strategi memasuki pasar internasional)

MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

METODOLOGI RISET